Sebutkanunsur-unsur yang memicu terjadinya integrasi kebudayaan! Jawab. Kebudayaan merupakan sebuah keseluruhan dari tata cara gagasan, tindakan, dan juga hasil karya dari insan untuk menyanggupi kehidupan bermasyarakat dan hal tersebut lalu akan dijadikan insan selaku milik mereka sendiri dengan cara belajar. Yangkeempat adalah sikap terbuka dari golongan yang berkuasa dalam masyarakat. Menyusul Persamaan dalam unsur-unsur kebudayaan universal. Yang ke 6 yaitu Perkawinan antara kelompok yang berbeda budaya. Dan yang terakhir mempunyai musuh yang sama dan meyakini kekuatan masing-masing untuk menghadapi musuh tersebut. Apa itu Asimilasi Unsurunsur kebudayaan asing yang sulit diterima antara lain : 1. Unsur-unsur yang menyangkut sistem kepercayaan seperti ideologi, falsafah hidup dan lain-lain. 2. Unsur-unsur yang dipelajari pada taraf pertama proses sosialisasi. Contoh yang paling mudah adalah soal makanan pokok suatu masyarakat. 3. Unsurekstrinsik drama merupakan unsur-unsur pembentuk drama dari luar. Komponen yang termasuk unsur ekstrinsik drama adalah sebagai berikut: Latar belakang pengarang. Nilai agama dan kepercayaan. Situasi politik saat drama ditulis. Psikologis pengarang. Situasi sosial budaya yang memengaruhi pengarang. . Dalam kehidupan, manusia tidak pernah lepas dari budaya dan adat istiadat. Keberadaan budaya amatlah penting, karena berfungsi sebagai identitas dan ciri heran, setiap kelompok atau golongan masyarakat tertentu memiliki budaya yang berbeda-beda. Lalu, apa pengertian budaya?Secara bahasa, kebudayaan diambil dari bahasa Sansekerta, yaitu “Buddhayah” yang bermakna hal-hal yang memiliki arti budi dan akal garis besarnya, dengan budi dan akal, maka manusia dapat melangsungkan mengetahui lebih lanjut mengenai budaya, berikut akan Yuksinau BudayaPengertian Budaya Menurut Para Ahli1. Koentjaraningrat2. Edward Burnett Tylor3. Ki Hajar Dewantara4. Linton5. Branislaw MalinowskiMacam-Macam BudayaCiri-Ciri BudayaFungsi KebudayaanUnsur Unsur Budaya1. Sistem Religi2. Bahasa3. Sistem Pengetahuan4. Peralatan Hidup dan Teknologi5. Sistem Kemasyarakatan6. Sistem Mata Pencaharian7. KesenianWujud Budaya1. Ide atau Gagasan2. Aktifitas3. Hasil BudayaFaktor BudayaContoh Budaya di IndonesiaPengertian budaya secara umum adalah suatu cara hidup yang terdapat pada sekelompok manusia, yang berkembang dan diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi juga yang berpendapat bahwa budaya adalah suatu pola hidup yang tumbuh dan berkembang pada sekelompok manusia yang mengatur agar setiap individu mengerti apa yang harus untuk mengatur tingkah laku manusia dalam berinteraksi dengan manusia Budaya Menurut Para AhliPara ahli memiliki pendapat masing-masing mengenai budaya, berikut pengertian budaya menurut para ahli dalam bukunya1. KoentjaraningratPengertian budaya menurut Koentjaraningrat adalah keseluruhan perilaku dari manusia dan hasil yang diperoleh melalui proses belajar dan segalanya tersusun dalam kehidupan Edward Burnett TylorDalam bukunya “Primmitive Culture”, Tylor menjelaskan bahwa pengertian budaya merupakan keseluruhan yang kompleks dan rumit, dimana didalamnya terkandung ilmu pengetahuan, kepercayaan, kesenian, hukum, moral, adat-istiadat, maupun kemampuan kebiasaan-kebiasaan yang diperoleh dari manusia dalam kehidupan dan posisinya sebagai anggota Ki Hajar DewantaraMenurut Ki Hajar Dewantara, budaya merupakan suatu hasil dari perjuangan masyarakat terhadap alam dan juga terhadap zaman yang mana membuktikan suatu kemakmuran serta kejayaan dari kehidupan masyarakat pada saat menghadapi suatu kondisi yang sulit dan rintangan untuk bisa mencapai suatu kemakmuran serta kebahagiaan dalam LintonLintoh berpendapat bahwa pengertian budaya yaitu sikap pola dan pengetahuan yang mana menjadi kebiasaan untuk dilakukan yang di peroleh dari warisan suatu anggota masyarakat secara Branislaw MalinowskiSedangkan Branislaw Malinowski mengemukakan bahwa pengertian budaya adalah kesatuan unit terorganisir yang terbagi ke dalam dua aspek fundamental, yaitu seperangkat artefak dan sistem adat BudayaRoy T. Cogdell dan Sitaram telah membagi kebudayaan dunia dalam lima kategori. Berikut macam-macam kebudayaannyaKebudayaan Timur yang telah didominasi Hindu dan Barat orang kaukasia yang sudah tinggal di Eropa dan Amerika.Kebudayaan orang kulit hitam BudayaBerikut ciri-ciri yang menjadi tanda dari budaya atau kebudayaanBudaya bukan bawaan, namun dipelajariBudaya memposisikan dirinya melalui simbolBudaya dapat disampaikan dari orang ke orang, dari kelompok ke kelompok, dan dari generasi ke generasiBudaya bersifat selektif, merepresentasikan pola-pola perilaku pengalaman manusia yang jumlahnya terbatasBudaya bersifat dinamis, suatu sistem yang terus berubah sepanjang waktuBerbagai unsur budaya saling berkaitanEtnosentrik menganggap budaya sendiri sebagai yang terbaik atau standar untuk menilai budaya lainSemakin berkembangnya zaman, gaya rumah yang digemari manusia juga berubah. Zaman sekarang rumah minimalis lebih digemari daripada rumah KebudayaanKebudayaan memiliki fungsi yang paling utama, yaitu untuk dapat mempelajari warisan yang berasal dari nenek moyang, apakah warisan itu baik untuk tetap digenggam erat atau mesti diperbaharui ataau harus ditinggal jika itu dan unsur yang terkandung didalamnya terikat oleh waktu dan bukan menjadi kuantitas yang statis. Budaya akan tetap berubah, entah seberapa lamban perubahan atau kelambanan perubahan tergantung dari seberapa jauh kekuatan kebudayaan dan seberapa besar intensitas interaksinya terhadap budaya beberapa fungsi dari budayaMeningkatkan rasa nasionalismeTimbul rasa toleransi dan empatiMasyarakat menjadi lebih saling menghargaiSarana untuk menjalin sosialisasiMedia belajarDan lain-lainUnsur Unsur BudayaBudaya memiliki unsur tersendiri, mulai dari unsur religi, bahasa, sistem pengetahuan, peralatan hidup dan teknologi, kemasyarakatan, mata pencaharian, dan kesenian. Berikut kami sertakan juga penjelasannya1. Sistem ReligiSistem religi atau kepercayaan yaitu hal yang menyangkut atau berkaitan dengan dari sistem religi adalah salah satu unsur kebudayaan yang amat sangat penting di sebuah ini berfungsi sebagai pengatur kehidupan di antara manusia dan juga sang BahasaBahasa merupakan sebuah pengucapan indah dalam suatu elemen budaya atau kebudayaan yang mampu menjadi alat perantara utama bagi manusia untuk meneruskan atau mengadaptasikan dua macam bentuk bahasa, yaitu bahasa lisan dan bahasa Sistem PengetahuanSistem pengetahuan membahas pada ilmu pengetahuan tentang kondisi alam di sekeliling manusia dan sifat-sifat peralatan yang pengetahuan meliputi ruang pengetahuan tentang alam sekitar, flora dan fauna, tubuh manusia, waktu, sifat dan tingkah laku sesama manusia, ruang dan bilangan, dan Peralatan Hidup dan TeknologiJumlah keseluruhan teknik yang dimiliki oleh suatu masyarakat. Meliputi cara bertindak dan berbuat secara ini berkaitan dengan pengumpulan dan pemrosesan bahan mentah untuk dibuat suatu alat kerja, pakaian, transportasi ,dan kebutuhan lain berupa benda Sistem KemasyarakatanSistem kemasyarakatan adalah sekelompok masyarakat yang anggotanya merasa satu dengan ini merupakan salah satu unsur pewarisan budaya yang juga amat sangat penting di dalam sebuah struktur inilah ayang akan menghitung suatu garis keturunan dari hubungan perkawinan serta hubungan Sistem Mata PencaharianSistem mata pencaharian merupakan segala usaha manusia untuk mendapatkan barang dan jasa yang mata pencaharian hidup atau sistem ekonomi meliputi, berburu dan mengumpulkan makanan, bercocok tanam, peternakan, perikanan, atau KesenianKesenian bisa diartikan sebagai segala hasrat manusia terhadap keindahan. Bentuk keindahan yang beraneka ragam timbul dari imajinasi kreatif yang dapat memberi kepuasan batin bagi garis besarnya, bentuk kesenian terbagi dalam tiga garis besar, yaitu seni rupa, seni suara, dan seni BudayaTerdapat 3 wujud kebudayaan, apa saja itu? Berikut kami jelaskan wujud dari budaya1. Ide atau GagasanIde atau gagasan merupakan sebuah pola pikir. Pola pikir terbentuk dari kumpulan ide-ide yang bersifat abstrak. Dengan kata lain, manusia memiliki ekspektasi terhadap segala hal yang mereka lihat dan jalani dalam kehidupan AktifitasAktivitas adalah salah suatu kegiatan maupun sebuah tindakan yang mana nantinya terjadinya interaksi antar individu di dalam masyarakat. Aktivitas bersifat konkrit yang dapat diamati dan Hasil BudayaHasil budaya adalah suatu peninggalan yang berbentuk hasil karya, benda, atau fisik. Hasil budaya bersifat paling konkrit diantara kedua wujud yang BudayaProses terbentuknya suatu kebudayaan dipengaruhi oleh banyak faktor, baik pendorong maupun penghambat. Berikut beberapa faktornyaFaktor Pendorong BudayaAdanya niat untuk melestarikan budayaTimbul dan tertanam dalam hati rasa cinta pada budayaMasih terdapat generasi penerus yang siap untuk melanjutkan budayaAdanya perubahan dalam lingkungan hidup yang dapat mendukung berkembangnya budayaTetap menjaga kelestarian budaya agar tidak lenyapFaktor Penghambat BudayaBanyaknya budaya asing yang masuk dan berpotensi menggeser budaya lokalGenerasi penerus yang sudah tidak perduli dengan budayaTidak timbul rasa untuk kembali melestarikan budayaMenganggap budaya sebagai suatu hal yang kuno, dan membiarkannya lenyap atau hilangContoh Budaya di IndonesiaIndonesia memang terkenal dengan kekayaan budayanya. Berikut contoh budaya-budaya yang terdapat di adat papuaMusik dangdutMusik keroncongNgabendan lain-lainItulah pembahasan mengenai pengertian budaya. Selalu tanamkan rasa cinta budaya agar kebudayaan tetap terjaga kelestariannya. Berikut yang merupakan contoh unsur kebudayaan yang sulit diterima dalam akulturasi adalah .... A. unsur yang merupakan kebudayaan materiel B. sebuah perkembangan teknologi C. kebudayaan yang memberi pengaruh kecil dalam sistem kemasyarakatan D. kebudayaan yang mendasari pola pikir masyarakat E. kebudayaan yang mudah beradaptasi dengan kondisi masyarakat Pembahasan Contoh unsur kebudayaan yang sulit diterima dalam akulturasi adalah kebudayaan yang mendasari pola pikir masyarakat Jawaban D - Jangan lupa komentar & sarannya Email nanangnurulhidayat Budaya adalah cara kehidupan yang mencakup pengetahuan, sikap, pola perilaku, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat dan kebiasaan-kebiasaan yang dimiliki dan diwariskan oleh anggota suatu masyarakat tertentu sebagai bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran hidup guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang bersifat tertib dan budaya berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi budi atau akal, yang artinya hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa inggris budaya disebut dengan culture yang berasal dari bahasa latin, yaitu colere yang berarti mengolah atau mengerjakan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, budaya adalah pikiran, akal budi, hasil, adat istiadat atau sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan yang sukar diubah Gunawan, 2000.Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan dan karya seni. Budaya merupakan kumpulan pola-pola kehidupan yang dipelajari oleh sekelompok manusia tertentu dari generasi-generasi sebelumnya dan akan diteruskan kepada generasi yang akan definisi budaya dari beberapa sumber bukuMenurut Tasmuji dkk 2011, budaya adalah seluruh cara kehidupan dari masyarakat dan tidak hanya mengenai sebagian tata cara hidup saja yang dianggap lebih tinggi dan lebih diinginkan. Menurut Keesing 1989, budaya adalah keseluruhan dari pengetahuan, sikap dan pola perilaku yang memrupakan kebiasaan yang dimiliki dan diwariskan oleh anggota suatu masyarakat tertentu. Menurut Brisling 1990, budaya adalah cita-cita bersama secara luas, nilai, pembentukan dan penggunaan kategori, asumsi tentang kehidupan dan kegiatan. Menurut Soerjono 2009, budaya adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat dan kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh sekumpulan anggota masyarakat. Menurut Dewantara 1994, budaya adalah buah budi manusia adalah hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran di dalam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan dan Komponen Budaya Menurut Koentjaraningrat 2000, budaya terdiri dari tiga wujud, yaitu sebagai berikuta. Gagasan Gagasan merupakan wujud ideal kebudayaan yang berbentuk dari kumpulan ide-ide, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat Aktivitas / tindakan Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan Artefak / karya Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret diantara ketiga wujud kebudayaan. Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat, antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain. Sebagai contoh wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah kepada tindakan aktivitas dan karya artefak komponen budaya terdiri dari dua jenis, yaitu kebudayaan material dan kebudayaan non material, adapun penjelasannya adalah sebagai berikutKebudayaan material. Kebudayaan material mengacu pada semua ciptaan masyarakat yang nyata, konkret. Termasuk dalam kebudayaan material ini adalah temuan-temuan yang dihasilkan dari suatu penggalian arkeologi mangkuk tanah liat, perhiasan, senjata, dan seterusnya. Kebudayaan material juga mencakup barang-barang, seperti televisi, pesawat terbang, stadion olahraga, pakaian, gedung pencakar langit, dan mesin cuci. Kebudayaan nonmaterial. Kebudayaan nonmaterial adalah ciptaan-ciptaan abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi, misalnya berupa dongeng, cerita rakyat, dan lagu atau tarian Budaya Menurut Tasmuji dkk 2011, budaya terdiri dari beberapa unsur, yaitu sebagai berikuta. Sistem Bahasa Bahasa merupakan sarana bagi manusia untuk memenuhi kebutuhan sosialnya untuk berinteraksi atau berhubungan dengan sesamanya. Dalam ilmu antropologi, studi mengenai bahasa disebut dengan istilah antropologi linguistik. Kemampuan manusia dalam membangun tradisi budaya, menciptakan pemahaman tentang fenomena sosial yang diungkapkan secara simbolik, dan mewariskannya kepada generasi penerusnya sangat bergantung pada bahasa. Dengan demikian, bahasa menduduki porsi yang penting dalam analisa kebudayaan Sistem Pengetahuan Sistem pengetahuan dalam kultural universal berkaitan dengan sistem peralatan hidup dan teknologi karena sistem pengetahuan bersifat abstrak dan berwujud di dalam ide manusia. Sistem pengetahuan sangat luas batasannya karena mencakup pengetahuan manusia tentang berbagai unsur yang digunakan dalam kehidupannya. Banyak suku bangsa yang tidak dapat bertahan hidup apabila mereka tidak mengetahui dengan teliti pada musim-musim apa berbagai jenis ikan pindah ke hulu sungai. Selain itu, manusia tidak dapat membuat alat-alat apabila tidak mengetahui dengan teliti ciri ciri bahan mentah yang mereka pakai untuk membuat alat-alat tersebut. Tiap kebudayaan selalu mempunyai suatu himpunan pengetahuan tentang alam, tumbuh-tumbuhan, binatang, benda, dan manusia yang ada di Sistem Sosial Unsur budaya berupa sistem kekerabatan dan organisasi sosial merupakan usaha antropologi untuk memahami bagaimana manusia membentuk masyarakat melalui berbagai kelompok sosial. Tiap kelompok masyarakat kehidupannya diatur oleh adat istiadat dan aturan-aturan mengenai berbagai macam kesatuan di dalam lingkungan di mana dia hidup dan bergaul dari hari ke hari. Kesatuan sosial yang paling dekat dan dasar adalah kerabatnya, yaitu keluarga inti yang dekat dan kerabat yang lain. Selanjutnya, manusia akan digolongkan ke dalam tingkatan-tingkatan lokalitas geografis untuk membentuk organisasi sosial dalam Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi Manusia selalu berusaha untuk mempertahankan hidupnya sehingga mereka akan selalu membuat peralatan atau benda-benda tersebut. Perhatian awal para antropolog dalam memahami kebudayaan manusia berdasarkan unsur teknologi yang dipakai suatu masyarakat berupa benda-benda yang dijadikan sebagai peralatan hidup dengan bentuk dan teknologi yang masih sederhana. Dengan demikian, bahasan tentang unsur kebudayaan yang termasuk dalam peralatan hidup dan teknologi merupakan bahasan kebudayaan Sistem Mata Pencaharian Hidup Mata pencaharian atau aktivitas ekonomi suatu masyarakat menjadi fokus kajian penting etnografi. Penelitian etnografi mengenai sistem mata pencaharian mengkaji bagaimana cara mata pencaharian suatu kelompok masyarakat atau sistem perekonomian mereka untuk mencukupi kebutuhan Sistem Religi Asal mula permasalahan fungsi religi dalam masyarakat adalah adanya pertanyaan mengapa manusia percaya kepada adanya suatu kekuatan gaib atau supranatural yang dianggap lebih tinggi daripada manusia dan mengapa manusia itu melakukan berbagai cara untuk berkomunikasi dan mencari hubungan-hubungan dengan kekuatan-kekuatan supranatural tersebut. Dalam usaha untuk memecahkan pertanyaan mendasar yang menjadi penyebab lahirnya asal mula religi tersebut, para ilmuwan sosial berasumsi bahwa religi suku-suku bangsa di luar Eropa adalah sisa dari bentuk-bentuk religi kuno yang dianut oleh seluruh umat manusia pada zaman dahulu ketika kebudayaan mereka masih Kesenian Perhatian ahli antropologi mengenai seni bermula dari penelitian etnografi mengenai aktivitas kesenian suatu masyarakat tradisional. Deskripsi yang dikumpulkan dalam penelitian tersebut berisi mengenai benda-benda atau artefak yang memuat unsur seni, seperti patung, ukiran, dan hiasan. Penulisan etnografi awal tentang unsur seni pada kebudayaan manusia lebih mengarah pada teknik-teknik dan proses pembuatan benda seni tersebut. Selain itu, deskripsi etnografi awal tersebut juga meneliti perkembangan seni musik, seni tari, dan seni drama dalam suatu Budaya Suatu sistem budaya yang terbentuk dari unit sosial apapun selalu berubah seiring dengan berjalannya waktu. Eksistensinya tidak dalam suatu keadaan yang vakum. Setiap kali seseorang berhubungan dengan orang lain, maka ia membawa serta kebudayaan atau subbudaya dari kelompoknya sebagai latar belakang. Apabila sebagai individu ia berubah, maka perubahan itu sedikit banyak akan berdampak pada kebudayaan kelompoknya. Dalam hal ini ia bertindak sebagai pembaharu kebudayaan. Perubahan dapat berlangsung secara wajar, alami, revolusioner maupun Santrock 1998, terdapat lima jenis perubahan budaya yaitu sebagai berikuta. Asimilasi assimilation Asimiliasi terjadi ketika individu melepaskan identitas kulturnya dan menuju pada masyarakat yang lebih besar. Kelompok yang tidak dominan mungkin akan terserap kedalam arus budaya yang lebih mantap, atau mungkin banyak kelompok yang akan menyatu dan membentuk masyarakat baru melting spot. Individu seringkali menderita karena perasaan terasing dan terisolasi sampai mereka diterima dan merasa benar-benar melebur di dalam budaya yang Akulturasi acculturations Akulturasi adalah perubahan budaya akibat dari hubungan langsung dan terus menerus antara dua kelompok budaya. Berlawanan dengan asimilasi yang menekankan bahwa orang pada akhirnya akan menjadi anggota penuh kelompok budaya mayoritas dan kehilangan identifikasi dengan budaya asalnya, model akulturasi menekankan bahwa orang akan menjadi partisipan yang kompeten dalam budaya mayoritas dan pada saat bersamaan tetap diidentifikasi sebagai anggota budaya Alternasi alternation Alternasi adalah perubahan budaya dengan mengetahui dan memahami dua kultur berbeda. Disini individu dapat mengubah tingkah laku mereka untuk menyesuaikan diri pada sebuah konteks sosial tertentu. Berbeda dengan asimilasi dan akulturasi, alternasi lebih mempertahankan hubungan positif dengan kedua Multikulturalisme multicultural Multikulturalisme mengajukan pendekatan pluralistik untuk memahami dua budaya atau lebih. Orang dapat mempertahankan identitas mereka yang menonjol dan pada saat bersamaan bekerjasama dengan orang lain dengan budaya yang berbeda untuk mencapai kebutuhan nasional bersama. Sebuah masyarakat yang multikultural akan mendorong semua kelompok untuk Mempertahankan dan/atau mengembangkan identitas kelompok mereka. Mengembangkan penerimaan dan toleransi terhadap kelompok lain. Terlibat dalam hubungan dan kegiatan berbagi antar kelompok. Mempelajari bahasa satu sama Fusi fusion Fusi adalah merefleksikan asumsi yang melatarbelakangi melting pot yang mengimplikasikan bahwa budaya-budaya yang berbatasan, baik secara ekonomi, politik, atau geografis akan melebur bersama sampai tidak bisa dibedakan dan membentuk sebuah kultur baru dan tidak ada superioritas budaya. Semua orang di semua budaya memiliki kecenderungan untuk Mempercayai bahwa apa yang terjadi di budayanya adalah natural dan benar dan bahwa apa yang terjadi di budaya lain adalah tidak natural dan tidak benar. Mempersepsikan bahwa adat istiadat budayanya adalah valid secara universal; yaitu bahwa apa yang baik untuk siapapun. Berperilaku memihak pada kelompok budaya mereka. Merasa bangga pada kelompok budaya mereka. Memusuhi kelompok budaya PustakaGunawan, Ary H. 2000. Sosiologi Pendidikan Suatu Analisis Sosiologi tentang Pelbagai Problem Pendidikan. Jakarta Rineka Dkk, 2011. Ilmu Alamiah Dasar, Ilmu Sosial Dasar, Ilmu Budaya Dasar. Surabaya IAIN Sunan Ampel Roger M. 1989. Antropologi Budaya, Suatu Prespektif Kontemporer. Jakarta Richard. 1990. Translation, Application and Research. New York Oxpord University Soekanto. 2009. Sosiologi suatu Pengantar. Jakarta Rajawali Ki Hajar. 1994. Kebudayaan. Yogyakarta Majelis Luhur Persatuan 2000. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta Rineka 1998. Adolescence. New York McGraw-Hill Companies. Pengertian Kebudayaan Kebudayaan bukan hal asing di telinga orang Indonesia. Orang asing mengenal Indonesia sebagai negara dengan beragam kebudayaan. Kita juga pasti familiar dengan istilah budaya timur dan budaya barat. Lantas, apa itu kebudayaan? Kebudayaan memiliki akar kata budaya. Budaya sendiri berasal dari Bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari kata buddhi yang berarti akala tau budi Soekamto, 2012. Kebudayaan kemudian diartikan sebagai hal-hal yang bersangkutan dengan akala tau budi Soekamto, 2012. Dalam bahasa Inggris, budaya disebut dengan istilah culture. Kata culture berasal dari Bahasa Latin yaitu colere yang artinya mengolah atau mengerjakan, dalam konteks ini adalah mengolah tanah atau bertani. Colere atau culture juga diartikan sebagai usaha manusia untuk mengolah alam. Kebudayaan ini dipelajari oleh berbagai disiplin ilmu, khususnya dari rumpun sosial humaniora, misalnya antropologi, sosiologi, sejarah, dan arkeologi. Sebenarnya juga ada displin ilmu yang benar-benar mempelajari kebudayaan, yaitu ilmu budaya cultural studies. Kebudayaan. Sumber gambar Pengertian Budaya Menurut Para Ahli Beberapa ahli mencoba mendefinisikan apa itu budaya. Berikut adalah definisi budaya dari para ahli E. B. Taylor Kebudayaan adalah kompleks yang mencangkup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan lain kemampuan-kemampuan, serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat. Selo Soermardjan dan Soelaeman Soemardi semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. J. Macionis Kebudayaan adalah cara berpikir, cara bertindak, dan objek material yang bersama-sama membentuk cara hidup manusia. Kebudaan meliputi apa yang kita pikirkan, bagaimana kita bertindak, dan apa yang kita miliki. Koentjaraningrat kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, dan tindakan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dimiliki manusia dengan belajar. Melville Herskovits dan Bryan Malinowski Cultural determinism- segala sesuatu yang ada di masyarakat ditentukan oleh kebudayaan masyarakat itu sendiri. Levi Strauss budaya merupakan komponen struktur sosial yang berasal dari alam pemikiran manusia dan dilakukan secara berulang hingga membentuk suatu kebudayaan. Ralph Linton budaya adalah segala pengetahuan, pola pikir, perilaku, ataupun sikap yang menjadi kebiasaan masyarakat dimana hal tersebut dimiliki serta diwariskan oleh para nenek moyang secara turun-temurun. Contoh kebudayaan Indonesia. Sumber gambar Unsur-unsur Kebudayaan Para ahli kebudayaan menemukan bahwa dalam budaya terdapat unsur-unsur pembentuknya. Berikut adalah unsur-unsur kebudayaan menurt ahli Menurut Melville Herskovits Soekamto,2012 Alat-alat teknologi Sistem ekonomi Keluarga Kekayaan Politik Menurut B. Malinowski Soekamto, 2012 Sistem norma yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat di dalam upaya menguasai alam sekelilingnya Organisasi ekonomi Alat-alat atau lembaga atau petugas pendidikan Organisasi kekuatan Menurut Kluckhohn, tujuh unsur budaya disebut cultural universals Soekamto, 2012; Peralatan dan perlengkapan hidup manusia pakaian, tempat tinggal, alat-alat rumah tangga, senjata, alat produksi, transportasi, alat berburu, dan sebagainya. Mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi pertanian, peternakan, sistem produksi, sistem distribusi, dsb Sistem kemasyarakatan Sistem kekerabatan, organisasi politik, sistem hukum, sistem perkawinan, dsb. Bahasa lisan dan tulisan. Kesenian seni rupa, seni suara, seni gerak, dsb Sistem pengetahuan Religi atau sistem kepercayaan Menurut Macionis 2004 Simbol yaitu bentuk dari kata, gestur, dan tindakan yang mengekspresikan suatu makna Bahasa suatu sistem simbolik yang digunakan orang untuk berkomunikasi satu sama lain. Nilai standar abstrak tentang sesuatu yang seharusnya dilakukan atau standar yang digunakan orang untuk memutuskan apa yang pantas, baik, indah, dan layak sebagai suatu pedoman hidup sosial. Kepercayaan pemikiran atau ide yang orang anggap benar Norma aturan yang mengatur perilaku manusia. Terdiri atas mores tentang moral dan folkways tentang kesopanan Teknologi hasil pengetahuan yang digunaan untuk menunjang hidup manusia. Berbagai bahasa. Sumber gambar Kebudayaan Material dan Nonmaterial Kebudayaan material adalah hasil kebudayaan fisik yang diciptakan oleh manusia, misalnya senjata, rumah adat, alat transportasi dsb. Kebudayaan Nonmaterial adalah kebudayaan yang berupa ide atau gagasan yang berbentuk abstrak dan tidak berwujud fisik, misalnya nilai dan kepercayaan. Fungsi Kebudayan Kebudayaan berfungsi untuk menjadi pedoman hidup berperilaku. Hal ini diwujudkan dalam bentuk nilai, norma, ataupun hukum. Oleh sebab itu maka kebudayaan seperti ini terus diturunkan dari generasi ke generasi shared culture. Kebudayaan juga berfungsi sebegai alat atau media yang membantu hidup manusia, yang diwujudkan dalam penciptaan teknologi. Menurut Soerjono Soekamto, setidaknya ada tujuh unsur dalam teknologi yaitu alat produksi, senjata, wadah, makanan dan minuman, pakaian dan perhiasan, rumah dan tempat berlindung, serta alat atau moda transportasi. Kebudayaan juga dapat berfungsi sebagai control sosial atau tata tertib bagi masyarakat. Karakteristik Kebudayaan Budaya mempelajari perilaku manusia Budaya terkadang bersifat abstrak, berupa ide, gagasan, ataupun keyakinan Budaya merupakan produk manusia, diciptakan oleh manusia atau sekelompok manusia Budaya meliputi sikap, nilai, dan pengetahuan Budaya meliputi objek materi, yang diwujudkan dalam teknologi Budaya dibagikan dan diteruskan oleh anggota masyarakat. Budaya merupakan cara hidup. Budaya seringkali menghadapi perubahan atau dinamis. Sifat Hakikat Kebudayaan Kebudayaan bersifat universal, namun perwujudan kebudayaan mempunyai ciri-ciri khusus yang sesuai dengan situasi maupun lokasinya. Untuk menjelaskan ini, kita dapat belajar dari pepatah “di mana langit di junjung, di situ bumi di pijak”, jadi untuk mengaplikasikan suatu kebudayaan, kita harus melihat konteks lokasi dan masyarakat yang bersangkutan Kebudayaan bersifat stabil, tetapi juga dinamis. Seiring perkembangan jaman, tentulah terjadi perubahan pada budaya, namun perubahan ini umumnya terjadi bertahap. Jika budaya tidak berubah mengikuti perkembangan jaman, umumnya budaya tersebut akan mati dan ditinggalkan sehingga budaya merupakan hal yang dinamis. Kebudayaan mengisi dan menentukan jalan kehidupan manusia. Kebudayaan merupakan atribut dari manusia. Ia mengisi kehidupan manusia dan membantu kehidupan manusia, namun kebudayaan juga dapat menentukan kehidupan manusia ke depannya, seperti kehidupan manusia di masa modern yang sangat bergantung kepada internet dan teknologi. Perubahan Budaya Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, bahwa budaya adalah hal yang dinamis dan kerap kali berubah. Perubahan budaya ini dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu Invention, yaitu penemuan atau penciptaan hal baru umumnya berupa teknologi misalnya penemuan telepon dan komputer. Discovery, yaitu penemuan terhadap suatu benda atau fenomena yang sudah ada sebelumnya misalnya penemuan Benua Amerika oleh Colombus. Colombus hanya menemukan Benua Amerika, bukan menciptakan. Difusi, yaitu proses penyebaran unsur-unsur kebudayaan misalnya penyebaran budaya KPOP ke seluruh penjuru dunia. Wujud Kebudayaan Menurut Hoenigmen Wujud ideal dari kebudayaan adalah berupa gagasan, ide-ide, nilai, norma yang bersifat abstrak dan terletak di pemikiran masyarakat. Budaya juga berwujud aktivitas atau tindakan dari masyarakat itu sendiri. Hal ini juga sering disebut sebagai sistem sosial. Budaya juga berwujud fisik atau materi yang disebut sebagai artefak yang merupakan karya dari manusia. Menurut Koentjaraningrat Nilai-nilai budaya yaitu gagasan yang dipelajari sejak dini dan sulit untuk diubah. Sistem Budaya Sistem sosial yaitu pola interaksi manusia Kebudayaan fisik yaitu wujud budaya yang bersifat konkret misalnya candi, kesenian, dsb. Istilah lain dalam Kebudayaan Culture shock yaitu disorientasi individu ketika mengalami budaya yang tidak familiar dengannya. Multikultural keadaan dimana satu tempat dipenuhi oleh keberagaman budaya dan keberagaman tersebut dapat menyatu. Integrasi budaya hubungan yang dekat di antara elemen -elemen dalam suatu sistem budaya Culture lag fakta dalam sebuah unsur budaya terdapat perubahan yang lebih cepat dibanding seharusnya sehingga terjadi semacam ketidaksiapan pada sistem budaya untuk menerima perubahan itu. Etnosentrisme yatu praktek menilai budaya lain dengan standar budaya sendiri. Relativisme budaya yaitu praktek menilai budaya berdasar standarnya masing-masing. Contoh Soal Kebudayaan dan Pembahasan 1. Mengapa budaya Barat seperti pakaian jeans, sneakers bisa menjadi tren di Indonesia yang merupakan negara Timur? Pembahasan karena ada difusi budaya atau penyebaran budaya dari satu tempat ke tempat lainnya. hal ini juga didukung teknologi seperti televisi dan internet sehingga budaya di satu tempat dapat sampai ke tempat lainnya dengan mudah 2. Di antara pilihan berikut, yang manakah yang termasuk budaya nonmaterial? a. Candi Borobudur b. Animisme c. Delman d. Kujang Pembahasan yang termasuk budaya nonmaterial adalah animism, karena itu merupakan sebuah sistem kepercayaan atau belief. 3. Apakah demokrasi termasuk ke dalam kebudayaan? Demokrasi. Sumber gambar Pembahasan ya, karena demokrasi merupakan bagian dari suatu sistem politik dan sistem politik merupakan salah satu unsur kebudayaan. Demokrasi merupakan hasil kebudayaan Yunani yang kemudian berkembang di Eropa bahkan hingga seluruh dunia saat ini. 4. Apakah Pancasila termasuk hasil kebudayaan Pembahasan Ya, tentu saja Pancasila merupakan hasil kebudayaan. Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang didalamnya termasuk nilai-nilai luhur yang harus dihormati oleh masyarakat Indonesia. Nilai-nilai tersebut berfungsi untuk menjadi pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara. Referensi Macionis, J. J. 2008. Sociology 13th Edition. New Jersey Prentice Hall. Soekanto, S., & Sulistyowati, B. 2012. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta Rajawali Pers. Kontributor Roy Obet Purba, Alumni Sosiologi FISIP UI

sebutkan contoh unsur unsur budaya yang sulit berubah